:2thumbup

Si Kecil

Si Kecil
tertawa bersama

Sabtu, 15 Agustus 2009

Cara Membuat Udang Bakar Bumbu

Bahan:

400 gr udang pancet besar, dibelah jangan sampai putus
1 buah bawang bombay, dipotong bulan sabit
4 butir bawang merah, dicacah
2 siung bawang putih, dicacah
2 bh cabai merah, buang biji, iris halus
2 btg sereh, ambil bagian putihnya, diiris halus
1 buah daun ketumbar, diiris halus
2 lbr daun jeruk, diiris halus
1 ruas lengkuas, memarkan
1 buah tomat hijau, potong tipis-tipis
Masako rasa ayam
1 sdm air jeruk nipis
Lada dan gula pasir secukupnya
Margarin secukupnya
Minyak goreng untuk menumis

Bahan olesan, aduk rata:

Saori saus teriyaki
1 sdt bawang putih halus
1 sdm air jahe

Cara membuat:

1. Panaskan pan, beri margarin, panggang sambil diolesi dengan bahan olesan hingga matang. Angkat, letakkan di atas piring saji.
2. Panaskan minyak, tumis bawang bombay, bawang merah, bawang putih hingga wangi. Masukkan cabai merah, sereh, lengkuas, daun ketumbar, daun jeruk, tomat hijau, masako rasa ayam, dan air jeruk nipis. Aduk rata. Tambahkan gula dan lada bubuk hingga matang.
3. Siramkan tumisan bumbu di atas udang bakar. Sajikan dengan acar mangga.

Sumber: Makanan Istimewa Untuk Kesehatan Dan Kecantikan (Tabloid Wanita Indonesia)

Rabu, 12 Agustus 2009

Cara Mudah Mengobati Sariawan

  1. Mentega, selain berguna untuk membuat kue atau memasak, juga dapat digunakan untuk mengobati sariawan. Caranya, olesi sariawan dengan mentega setiap akan berangkat tidur. Selang beberapa hari sariawan akan sembuh. Selain itu mentega dapat juga membuat bibir menjadi berih dan selalu basah.
  2. Murbai, ambil beberapa buah murbai yang sudah masak, cuci bersih, campur dengan sedikit air perasan jeruk nipis, kemudian rebus dengan segelas air sambil diaduk-aduk. Setelah mendidih angkat dan saring. Minumlah air tersebut sebanyak 1 sendok makan setiap pagi dan sore selama diperlukan. (NN)

Rabu, 05 Agustus 2009

Tips Menghilangkan Bau Mulut

Bau mulut, sering membuat seseorang menjadi tidak percaya diri karena ketika berbicara sering menebarkan aroma yang kuranng sedap dari mulut. Untuk menghilangkan bau mulut, ikutilah resep di bawah ini:

Ketumbar disangrai (digoreng tanpa minyak), simpan pada tempat yang tertutup. Makan ketumbar sangrai tersebut satu atau dua butir setiap hari, terlbih jika sedang datang bulan (menstruasi).

Bila Anda rajin memakannya, lama kelamaan bau mulut akan hilang dengan sendirinya. (NN)

Selasa, 16 Juni 2009

Tips Mengatasi Luka yang Sukar Disembuhkan

Orang yang sering mempunyai luka dan luka tersebut sulit untuk disembuhkan, dimungkinkan karena kadar gula yang tinggi. Ada cara mudah untuk mengatasinya:

  • Sediakan daun brotowali dan daun petai secukupnya.
  • Setelah dicuci bersih lalu direbus hingga mendidih.
  • Angkat dan dinginkan, kemudian minum setiap pagi dan sore hari, selama 2 minggu. (NN)

Jumat, 12 Juni 2009

Ketimun: Untuk Mengobati Panu

Penyakit panu, kalau hanya beberapa tempat mungkin mudah mengobatinya. Tetapi kalau sudah merata ke seluruh badan tentu sangat meresahkan. Anda tidak perlu khawatir lagi karena ada cara yang mudah dan murah untuk mengobatinya.

  • Ambil satu buah ketimun, cuci bersih kemudian parut.
  • Tambahkan sedikit belerang yang sudah dihaluskan, kemudian aduk sampai rata.
  • Oleskan campuran tersebut ke seluruh tubuh setiap menjelang tidur malam dan bersihkan keesokan paginya.
  • Ulangi beberapa kali hingga sembuh. (NN)

Senin, 11 Mei 2009

Mencegah Bibir Kering dan Pecah-Pecah

ibir merupakan salah satu bagian dari wajah. Bibir yang menarik dan sehat akan menunjang kecantikan wajah. Kesehatan bibir harus selalu dijaga. Masalah yang umumnya terjadi pada bibir adalah bibir kering dan pecah-pecah. Hal ini tentu dapat merusak kecantikan wajah. Bibir yang pecah mudah terluka dan menimbukan rasa sakit. Bila keadaan ini tidak diobati, dapat menyebabkan infeksi pada bibir. Bagi wanita, bibir pecah membuat lipstik yang dipakai tidak menempel dengan baik sehingga dapat mengganggu penampilan. Oleh karena itu, apa saja penyebab bibir kering dan pecah-pecah? Lalu bagaimana cara pencegahan bibir kering dan pecah-pecah?

Untuk dapat mengatasi masalah bibir kering dan pecah-pecah, kita perlu mengetahui apa saja penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Penyebabnya antara lain sebagai berikut:

  • Polusi udara dan debu
  • Perubahan suhu yang dapat membuat bibir Anda tidak dapat beradaptasi sehingga menyebabkan bibir pecah
  • Makanan yang terlalu asam atau asin
  • Merokok, kebiasaan minum kopi atau minuman alkohol
  • Kurangnya konsumsi buah atau sayuran
  • Kurang minum air putih
  • Menggunakan kosmetik yang bahan kimianya terlalu keras atau karena alergi terhadap kosmetik tertentu
  • Pasta gigi yang mengandung banyak detergen
  • Kebiasaan menjilat bibir dengan air liur

Setelah mengetahui penyebab bibir kering dan pecah, kita hendaknya melakukan pencegahan agar kita tidak merasakan bibir pecah yang dapat membuat kita kurang percaya diri. Beberapa cara untuk mencegah bibir kering dan pecah antara lain sebagai berikut:

  • Gunakan lipbalm yang mengandung tabir surya dan pelembab

    Sinar matahari merupakan salah satu faktor penyebab keringnya bibir sehingga penggunaan tabir surya pada bibir menjadi penting. Begitu juga dengan pelembab yang diperlukan agar kelembapan bibir tetap terjaga saat melakukan aktivitas seharian.
  • Pilih lipstik yang sesuai dan mengandung pelembab

    Saat membeli kosmetik, perhatikan kandungannya. Pilih kosmetik atau lipstik yang mengandung emollient dan berbahan alami serta mengandung pelembab.
  • Basahi bibir saat merasa kering dengan air putih

    Membasahi bibir jangan dengan menjilati bibir, karena dalam air liur terdapat kelenjar dan enzim yang dapat membuat iritasi pada bibir sehingga bibir akan semakin kering. Cukup gunakan air putih atau minum segelas air putih untuk membasahi bibir.
  • Minum 8 gelas air putih setiap hari

    Hal ini dapat mencegah terjadinya dehidrasi yang dapat membuat bibir menjadi kering.
  • Segera bersihkan sisa lipstik sebelum tidur

    Sisa lipstik dapat dibersihkan menggunakan sikat gigi yang lembut dan scrub bibir untuk menyikat bibir dengan gerakan memutar selama beberapa menit. Dapat pula menggunakan handuk lembut yang dicelupkan ke dalam air hangat untuk membersihkan bibir.
  • Konsumsi sayur dan buah

    Pilih sayur dan buah yang mengandung vitamin C, B, E dan mineral. Kadar air yang terdapat pada bibir juga membantu tubuh terhindar dari dehidrasi. Mengenai mengapa buah bermanfaat dan kandungan apa saja di dalam buah, dapat Anda baca di artikel: Konsumsi Buah untuk Kesehatan
  • Jauhi gaya hidup merokok atau minum alkohol

    Bahan kimia yang terdapat pada rokok dapat menyebabkan warna hitam pada bibir. Sedangkan alkohol dapat membuat dehidrasi yang berakibat bibir menjadi kering.
  • Oleskan pelembab bibir pada malam hari sebelum tidur

    Selain menggunakan pelembab bibir yang dijual, Anda dapat menggunakan madu sebagai pelembab alami yang dapat memberikan nutrisi pada bibir.
  • Melakukan pemijatan bibir dengan menggunakan minyak zaitun

    Pemijatan akan membantu peredaran darah pada bibir menjadi lancar sehingga bibir tetap sehat. Anda juga dapat menggunakan minyak zaitun untuk melakukan pengolesan pada bibir pada saat memijat bibir Anda.

Dengan mengetahui penyebab masalah bibir kering dan pecah-pecah serta bagaimana cara pencegahannya, tentu Anda akan lebih memperhatikan organ tubuh yang mungil di wajah Anda ini. Dan wajah cantik mempesona akan menjadi milik Anda.

Rabu, 06 Mei 2009

Merawat Organ Kewanitaan

Merawat Organ Kewanitaan

Tinggal di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan eksosistem di vagina terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem vagina.

Ekosistem vagina adalah lingkaran kehidupan yang ada di vagina. Ekosistem ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi.

Sebenarnya di dalam vagina terdapat bakteri, 95 persennya adalah bakteri yang baik sedang sisanya bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat keasaman (pH balance) pada kisaran 3,8 - 4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati.

Banyak faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem vagina, antara lain kontrasepsi oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching) dan gangguan hormon (pubertas, menopause atau kehamilan).

Dalam keadaan normal vagina mempunyai bau yang khas. Tetapi, bila ada infeksi atau keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan bau yang mengganggu, seperti bau yang tidak sedap, menyengat, dan amis yang disebabkan jamur, bakteri atau kuman lainnya. Jika infeksi yang terjadi di vagina ini dibiarkan, bisa masuk sampai ke dalam rahim.

Alaminya susu

Untuk menjaga kebersihan dan mematikan bakteri jahat di dalam vagina memang tersedia produk pembersih daerah intim wanita. Dari sekian banyak merek yang beredar rata-rata memiliki tiga bahan dasar.

Pertama, yang berasal dari ekstrak daun sirih (piper betle L) yang sangat efektif sebagai antiseptik, membasmi jamur Candida Albicans dan mengurangi sekresi cairan pada vagina. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Amir Syarif dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, penggunaan daun sirih pada pengobatan keputihan, 90 persen pasien dinyatakan sembuh.

Sayangnya, jika pembersih berbahan daun sirih ini digunakan dalam waktu lama, semua bakteri di vagina ikut mati, termasuk bakteri laktobasilus. Sehingga keseimbangan eksosistem menjadi terganggu.

Kedua, produk-produk pembersih kewanitaan yang mengandung bahan Povidone lodine. Bahan ini merupakan anti infeksi untuk terapi jamur dan berbagai bakteri. Efek samping produk yang mengandung bahan ini adalah dermatitis kontak sampai reaksi alergi yang berat.

Ketiga, produk yang merupakan kombinasi laktoserum dan asam laktat. Laktoserum ini berasal dari hasil fermentasi susu sapi dan mengandung senyawa laktat, laktose serta nutrisi yang diperlukan untuk ekosistem vagina. Sedangkan asam laktat berfungsi untuk menjaga tingkat pH di vagina.

Menurut dr. Junita Indarti, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RSCM, susu mengandung zat aktif yang bisa diekstrak menjadi asam laktat dan laktoserum, dan secara klinis terbukti mengurangi keluhan rasa gatal, rasa terbakar dan keputihan pada vagina.

"Sebanyak 70 persen pasien yang datang berobat, keluhannya hanya seputar keputihan. Setelah pasien dirawat dengan pemberian larutan asam laktat dan laktoserum dua kali sehari selama dua minggu, tingkat kesembuhannya mencapai 80 persen, hanya 5,4 persen yang mengalami efek samping berupa ruam kulit" katanya menjelaskan.

Kombinasi asam laktat dan laktoserum sebagai pembersih organ kewanitaan bersifat alami karena tidak membunuh bakteri laktobasilus melainkan meningkatkan pertumbuhannya. Salah satu produk yang pembersih wanita yang mengandung bahan ini adalah Lactacyd, yang saat ini sudah bisa dibeli di outlet toko obat.

Sebelum memutuskan memilih suatu produk, menurut Junita ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, antara lain apa saja keluhan yang dirasakan saat ini dan sebisa mungkin memilih produk yang isinya mengandung zat-zat yang baik.

"Untuk pemakaian jangka panjang sebaiknya memilih produk yang bisa memelihara ekosistem alami vagina. Produk yang mengandung pembunuh bakteri sebaiknya hanya digunakan untuk jangka pendek atau ketika ada masalah saja," tambah Junita.

Kebisaan menjaga kebersihan, termasuk kebersihan organ-organ seksual atau reproduksi, merupakan awal dari usaha menjaga kesehatan kita. Jika ekosistem vagina terjaga seimbang, otomatis kita akan merasa lebih bersih dan segar dan tentu saja lebih nyaman melakukan aktivitas sehari-hari.

Sumber: kompas.com